Virus Kanker Serviks Tak Hanya Menular Lewat Hubungan Seksual Saja


Obat Kanker Serviks - Nyatanya, tidak peduli apakah Kamu aktif secara seksual atau tidak, Kamu masih dapat tertular HPV. Perihal ini lantaran, human papillomavirus (HPV) tidak cuma menular lewat hubungan intim.

Meskipun HPV merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yg sangat sering berjalan, HPV seringnya tidaklah membahayakan. Tapi, di sekian banyak kasus, penyakit ini dapat mempunyai dampak serius seperti kutil kelamin atau kanker serviks. Maka, HPV bukanlah virus yg bisa Kamu remehkan.

Para dokter senantiasa menyarankan supaya kita mempraktekkan sex aman sekaligus senantiasa lewat sensor teratur ke dokter ahli kandungan buat mencegah PMS. Tapi, berdasarkan penelitian terupdate yg diterbitkan dalam Sexual Health,HPV mampu menular tidak cuma lewat hubungan intim atauintercourse, namun serta dari area yg tampak aman, seperti ruangan pemeriksaan dokter.


Bagaimana mungkin?

Para peneliti menganalisis 51 penelitian berkaitan penularan HPV. Mereka dulu menemukan bahwa virus ini serta ditemukan terhadap 51 % perempuan yg masih gadis. Perihal ini jelas menciptakan mereka bertanya-tanya : Jikalau tak lewat sex, gimana virus ini sanggup menulari orang lain?

Seperti dilansir dari Women's Health, Minggu (21/2/2015), ada dua kemungkinan faktor ini berlangsung. Mula-mula merupakan lewat kontak vagina bersama tipe yg tidak sama. Menjadi, biarpun Kamu & melakukan hubungan sex vaginal, Kamu bisa terlalu jika lakukan kontak seksual jenis lain. Seperti menyentuh alat kelamin pasangan (sekian banyak penelitian menemukan penularan HPV dari tangan ke kelamin) atau bermain memakai mainan sex.

Para peneliti menyampaikan, para perempuan HPV-positif yg mereka periksa, DNA HPV mereka serta ditemukan kepada vibrator yg difungsikan 24 jam sejak mereka dibersihkan.

Kemungkinan kedua menjadikan virus ini lebih berisiko. Kamu dapat tertular HPV bila Kamu bersentuhan bersama permukaan yg terinfeksi virus ini. Seperti contohnya meja periksa dokter atau area umum seperti pusat kebugaran.

Jikalau meja periksa dokter ruangan Kamu duduk, atau bahkan bangku sepeda yg Kamu pakai tak benar-benar dibersihkan, Kamu sanggup berisiko tertular virus ini.

Pastinya para dokter mesti rajin membersihkan peralatan & media mereka, jadi Kamu tak butuh terlalu khawatir akan risiko HPV dari area ini. Tetapi, pusat kebugaran atau kamar ganti tak senantiasa sebersih yg Kamu harapkan.

Pastikan Kamu mengelap atau membersihkan tiap-tiap peralatan, sebelum & setelah, yg Kamu pakai di pusat kebugaran. Hindari celana yg terlalu pendek yg memungkinkan daerah kewanitaan Kamu menyentuh peralatan tadi. Dan pastikan senantiasa duduk diatas handuk tiap-tiap kali Kamu memasuki sauna.

Keladi Tikus Efektif Sembuhkan Kanker Serviks


www.obatservikstradisional.com - Penyakit kanker leher rahim/kanker mulut rahim/kanker serviks menurut World Health Organization (WHO) menduduki peringkat paling atas kematian wanita di dunia.

Serviks ialah sektor ujung bawah rahim yg menunju ke vagina. Berawal dari leher rahim, kanker ini sanggup tersebar ke organ-organ lain di semua badan. Kanker ini muncul seperti musuh dalam selimut, dia susah sekali dideteksi sampai penyakitnya sudah mencapai stadium lanjut. Sekitar 90-99 % kanker serviks disebabkan human pappilomavirus (HPV). Virus ini tersebar lewat hubungan seksual, terutama kalau sering bergonta-ganti pasangan.

Selama ini tidak sedikit perempuan mengobati kanker serviks yg dideritanya dgn cara operasi maupun radioterapi. Biaya yg dikeluarkan pastinya banyak. Tetapi nyata-nyatanya ada cara tradisional buat mengobati penyakit ini, adalah dgn memakai ekstrak keladi tikus, benarkah?


Menilik karakteristiknya, keladi tikus termasuk juga keluarga keladi/talas, ia mempunyai getah yg gatal, wujud daunnya agak kecil di bandingkan tanaman talas & bunganya seperti ekor tikus. Keladi tikus yg dijadikan obat idealnya umur tanaman 3-4 bln.

Menurut dr. Prapti Utami, herbalis dari Klinik Evergreen, keladi tikus sebagai obat kanker amat sangat ampuh, terutama buat stadium 1 & 2.

Lanjut dr. Prapti, keladi tikus mempunyai sifat yg menciptakan sel-sel di dalam badan jadi sehat. Dalam satu buah penelitian di Amerika menunjukkan keladi tikus dapat merangsang sel kanker atau apoptosis (membunuh sel kanker sendiri). Dikarenakan sifat itulah, zat yg terdapat di dalam keladi bakal masuk ke dalam inti sel kanker & menciptakan inti selnya itu hancur dengan cara bertahap.

“Tapi keladi tikus tidak bisa berdiri sendiri, harus dicampur dengan bahan lain,” ucapnya.

Senada bersama dr. Prapti, Rubiyantoro, herbalis dari Kampoeng Herba, Bekasi, Jawa Barat, mengemukakan bahwa keladi tikus efektif mempermudah melawan kanker. Tanaman itu serta mencegah timbulnya kanker sesudah pasien menjalani operasi.

“Khasiat lain sebagai penghilang efek buruk kemoterapi seperti rambut rontok. Mereka yang menjalani kemoterapi dan mengkonsumsi keladi tikus secara teratur terbukti nafsu makannya kembali, rambut tidak mudah rontok, dan rasa sakit di badan berkurang,” jelas Rubiyantoro.

Sementara itu, menurut Wahyu Suprapto, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, sifat antikanker keladi tikus lantaran kapabilitas memblokir perkembangan sel-sel kanker & tumor. Itu searah bersama penelitian Choon-Sheen Lai, periset dari Pusat Penelitan Obat, Universitas Sains Malaysia. Hasil penelitian Choon membuktikan bahwa tanaman yg bernama Latin Typhonium flagelliforme sanggup menghambat pertumbuhan sel kanker & menginduksi apoptosis.

Menurut Choon, nilai IC50-konsentrasi yg menyebabkan kematian 50% populasi sel uji- ekstrak heksan & diklorometana (DCM) keladi tikus berturut-turut yakni 53,89 µg/ml & 15,43 µg/ml. Itu artinya cuma dengan dosis 53,89 µg/ml & 15,43 µg/ml ekstrak heksan & DCM keladi tikus dapat menghambat 50% pertumbuhan sel kanker.

Pernikahan Dini Tingkatkan Risiko Kanker Serviks


Obat Kanker Serviks Tradisional - Kanker, mendengar nama penyakit ini pasti telah menciptakan penderitanya merasa dunia akan berakhir. Padahal sebenarnya, 40 % kanker dapat dicegah.

Salah satu kanker yg paling tidak jarang mengintai perempuan yakni kanker serviks. Penyebab kanker ini senantiasa dikaitkan bersama pola makan, lifestyle, & pernikahan dini.

Menkes Prof.dr Nila Djuwita F. Moeloek, yg ditemui di RS.Dharmais, dalam memperingati Hari Kanker Sedunia, 4 Februari 2016, mengemukakan bahwa menikah belia meningkatkan kemungkinan terkena kanker serviks.


"Pernikahan di usia dini juga menjadi penyebab kanker serviks ini. Karena secara fisik belum matang, juga dari sisi psikologis, yang memungkinkan mereka untuk kawin cerai, perilaku seks seperti ini juga yang harus dihindari," ucapnya.

Walaupun berbahaya & mematikan, tapi kanker serviks atau leher rahim ini sanggup dicegah. Salah satu caranya, dengan teratur laksanakan papsmear & IVA atau Inspeksi Visual Asam asetat. Serta dengan laksanakan Biopsi aspirasi jarum halus.

"Selain harganya murah, Biopsi aspirasi jarum halus juga bisa mendeteksi kanker sejak dini," jelas Nila yg menyempatkan diri mengunjungi pasien anak penderita kanker di RS. Dharmais.

Selain itu pula yg mesti diingat yaitu menjalankan gaya hidup sehat CERDIK, seperti yg dicanangkan oleh Pemerintah terhadap hari kanker dunia. Adalah Cek kesehatan dengan cara teratur, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet Seimbang, Istirahat cukup, & Kelola stres.

Karena Hal Ini Kasus Kanker Serviks Bisa Diturunkan


www.obatservikstradisional.com - Kanker yg didapat perempuan, seperti kanker payudara & kanker serviks, terbilang paling tinggi kasusnya. Akan tetapi keduanya sanggup diturunkan sebab tipe kanker tersebut bisa dideteksi & diobati lebih dini.

Berbicara tentang kanker serviks atau leher rahim, kanker yg disebabkan Human Papilloma Virus ini yaitu kanker yg tak cuma dapat dideteksi dini, namun pula sanggup dicegah, menurut dokter spesialis onkologi kebidanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Tricia Dewi Anggraini.


“Kanker leher rahim atau serviks punya keuntungan karena kanker ini tidak diturunkan secara genetik dan bisa dicegah. Dengan keuntungan tersebut, kanker ini bisa diturunkan kasusnya,” jelasnya dalam jumpa pers Hari Kanker Sedunia, di RSCM, Kamis (4/2/2016).

Dari 400 kasus ginekologi 70 % adalah kanker serviks. Menurut data dari Globocan, insidensi kanker serviks di Indonesia mencapai 15.000 per tahun atau sama dgn 40-50 kasus baru per hari. Setengah dari mereka dapat meninggal lantaran deteksi & pengobatan yg terlambat.

“Untuk itu, untuk kanker serviks ini ada tiga jenis penanganan. Pertama adalah primer yang dilakukan sebelum wanita terkena virus penyebab kanker melalui hubungan seks yang tidak sehat dan vaksinasi. Sekunder dengan skrining, pap smear atau IVA. Tersier adalah penanganan kalau sudah terjadi kanker,” tutur dr Anggi.

Kanker Serviks Masih Menjadi Pembunuh Wanita Paling Utama


www.obatservikstradisional.com - Selain kanker payudara, kanker serviks tetap jadi salah satu pembunuh utama bagi wanita di Indonesia. Tiap-tiap hari terdapat 24-30 orang meninggal dikarenakan kanker serviks di Indonesia.

"Artinya setiap satu jam, ada satu perempuan meninggal karena kanker serviks. Karena itu, para perempuan harus tahu cara efektif untuk mencegahnya,”  ucap Dr Laila Nuranna SpOG (K) seperti yang dilansir JPNN.

Sementara itu, menurut dr Andi Darma Putera, SpOG (K), kiat mendeteksi kanker serviks yaitu lewat papsmear & IVA (inspeksi visual bersama asam asetat). Sensor tersebut buat mendeteksi sel abnormal terhadap lapisan serviks sebelum jadi prakanker serviks & berkembang jadi kanker.


“Deteksi dini dengan papsmear atau IVA secara berkala sangat direkomendasikan agar terhindar dari bahaya penyakit kanker serviks. Jika terdeteksi dini, pra-kanker serviks dan beberapa jenis kanker bisa diobati dengan sukses, sebelum mereka punya kesempatan untuk menyebar,” jelas Andi.

Menurut Laila, kanker serviks bukan penyakit keturunan. Penyakit ini muncul akibat perubahan sel normal terhadap serviks & 99 % disebabkan oleh virus HPV (human papilloma virus).

“Ada 100 lebih tipe HPV, 30 di antaranya menginfeksi saluran kelamin. Penyakit kanker serviks disebabkan terutama oleh virus HPV tipe 16 dan 18,” sambungnya.

HPV dapat ditularkan lewat bermacam macam tipe kontak genital. Cukup satu kali kontak, seseorang mampu terinfeksi HPV dari orang lain. “Infeksi virus HPV tidak memandang gender; pria pun dapat terkena penyakit HPV seperti kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11,” pungkas Laila.

Banyak Wanita Tidak Tahu Fakta HPV dan Kanker Serviks


www.obatservikstradisional.com - Mengutip femalefirst, thn 2014, kira kira 4,3 juta wanita berumur 25 hingga 64 thn diundang buat menghadiri janji screening, tetapi cuma 3,1 juta menjalani tes Pap. Searah bersama pencegahan kanker serviks, Consultant Gynaecologist and Gynaecological Oncologist di the London Clinic Tim Mould menuturkan fakta-fakta berkenaan HPV & kanker serviks & kenapa pemutaran teramat penting.

"Fakta, HPV (human papilloma virus) membutuhkan waktu lima sampai dua puluh tahun untuk menyebabkan kelainan sel dalam leher rahim wanita, yang dapat berkembang menjadi kanker serviks. Merokok dapat menghentikan tubuh memberantas virus secara alami. Pembangunan masa depan vaksin baru bisa memberantas semua jenis HPV yang bertanggung jawab mengakibatkan kanker serviks," terang Tim.


Beliau memperlakukan banyak perempuan dalam setahun dgn kelainan sel & kanker serviks. Dirinya lantas optimistis berkenaan masa depan penyebab penyakit mengerikan itu, namun cuma waktu wanita mengambil langkah-langkah mengurangi risiko, mengetahui status HPV, fakta-fakta & menghadiri pemutaran reguler.

"Pertama, ada kebutuhan yang jelas membalikkan penurunan skrining. Semua perempuan harus menghadiri janji karena penyakit itu sebagian besar dapat dicegah dan skrining menghemat sekitar 5.000 orang Inggris dalam etahun. Kedua, semua wanita perlu memahami HPV dan status HPV mereka. Vaksin yang saat ini digunakan di sekolah-sekolah melindungi terhadap empat jenis HPV yang bertanggung jawab untuk lebih dari 70% kasus kanker serviks di seluruh dunia. Namun vaksin tidak membasmi semua strain yang menyebabkan kelainan sel dan banyak wanita merindukan program vaksinasi," ucap dia.

Dirinya meneruskan bahwa HPV bertanggung jawab pada 99,7% kasus kanker serviks. Menurut beliau, HPV virus teramat umum dgn lebih dari 120 strain, tidak sedikit bersentuhan dgn anak-anak. Di seluruh dunia, HPV adalahpaling luas dari seluruh virus menular seksual, ialah empat dari lima (80%) dari populasi dunia bakal terpapar sekian banyak tipe virus sekali dalam hidup mereka. Aspek ini di kemudian hari diwaktu orang jadi aktif dengan cara seksual, bahwa virus bakal datang ke dalam kontak dgn 40 strain virus di daerah genital.

"90-95% wanita akan menghilangkan virus secara alami tanpa mengetahui mereka bahkan memiliki itu. Namun, beberapa strain dapat bertahan dan menyebabkan perubahan sel-sel leher rahim, menciptakan kelainan. Setelah kelainan ini menjadi parah, dapat berkembang menjadi kanker. Meskipun wanita yang lebih muda beresiko prakanker, wanita yang lebih tua paling berisiko kanker serviks. Berbeda dengan kebanyakan kanker lainnya, perempuan muda kelompok usia paling berisiko terkena prekanker yang bisa berubah menjadi penyakit. Namun, tingkat kematian meningkat tajam dari usia 65-69 dengan tingkat tertinggi pada kelompok usia 85 +," jelas dia.

Beliau pula memaparkan berumur kurang lebih 35 th tampaknya umur disaat perempuan paling berisiko terkena kanker serviks dikarenakan terkait umur ketika perempuan jadi aktif seksual & kebenaran bahwa virus HPV bakal mengambil 10 thn berkembang jadi kanker serviks tanpa pasien mengetahui apa-apa mengenai hal tersebut.

Meski 80% dari perempuan yg datang ke dalam kontak bersama strain baru dari HPV dapat menghilangkan dengan cara alami, dalam saat setahun, merokok menghambat kapabilitas badan membasmi virus. Makin sering merokok, makin susah bagi badan melawan itu, & kemungkinan ada titik dikala itu kemungkinan membuat tak mungkin menyingkirkan sama sekali.

"Vaksin telah tersedia sejak tahun 2008 dan baru-baru vaksin baru dan lebih baik telah dikembangkan dan disetujui untuk digunakan. Ini harus segera tersedia tetapi saat ini bukan bagian dari program vaksinasi sekolah. Seperti pendahulunya, awalnya hanya akan tersedia untuk pasien yang bertanya dan bisa mendanai sendiri. Ada 16 jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks dan vaksin terbaru meliputi tujuh dari strain, lima lebih dari vaksin sebelumnya. Masa depan harus melihat perkembangan vaksin yang mencakup semua 16 strain virus dan mudah-mudahan kita bisa membasmi risiko kanker serviks," kata dia.

"Sampai saat itu, program skrining sangat penting menyelamatkan nyawa dan semua wanita harus menerima undangan mereka untuk skrining serviks mengetahui bahwa perlindungan yang ditawarkan dengan pergi melalui itu sangat tinggi," tambah dia.

Kenapa penyaringan demikian penting? Skrining serviks ditawarkan terhadap seluruh perempuan yg berumur 25-50 tiap-tiap tiga thn, setelah itu lima thn dari 50 sampai 64 thn. Tes membawa contoh sel dari leher rahim (leher rahim) mengidentifikasi kelainan awal atau sel pra-kanker yg dapat berkembang jadi kanker serviks. Jikalau ditemukan kelainan, sensor & pengobatan lebih lanjut bisa diberikan ketika memerlukannya.

Tepis Kanker Serviks dengan Rutin Melaksanakan Pap Smear


www.obatservikstradisional.com - Kanker serviks atau dinamakan pula kanker rahim ialah tipe penyakit yg teramat susah dideteksi. Kanker tipe ini dinamakan sebagai silent killer. Saat ini, kanker serviks penyebab kematian nomor wahid buat wanita.

Menurut dokter spesialis kandungan Rumah Sakit Haji Dajad Samarinda, dr. Rosana Yaqualine Sp.Og, deteksi pada kanker serviks sanggup dilakukan sedini mungkin lewat sistem screening.

"Ya, sekarang sudah ada screeningnya, jadi kanker serviks dapat diketahui secara lebih dini," ucap dr. Rosana.


Dokter Rosana pun menyarankan biar tiap-tiap wanita yg sudah menikah buat melaksanakan screening pap smear. Pap smear yaitu langkah pengujian medis buat mendeteksi ada tidaknya kendala terhadap leher rahim, biasa menyangkut faktor kanker serviks. Pengecekan ini buat mengetahui kanker tersebut.

"Kita bisa mendeteksi perubahan ke arah kanker sehingga bisa jadi dengan pemeriksaan pap smear untuk menurunkan angka kejadian kanker," tutur dr. Rosana.

Ada pun menyangkut kanker serviks, dr. Rosana mengungkapkan kalau kanker serviks ini berasal dari sel yg berlebihan & menggerogoti sel di sekitarnya.

"Kalau sampai menyebar tidak dapat ditanggulangi lagi. Efek paling fatal, ya kematian," kata dr. Rosana.

Menurut dr. Rosana, tiap-tiap wanita yg telah berhubungan seksual dianjurkan melalukan pap smear. Perihal ini buat memastikan tindakan seterusnya.

"Kalau normal, nanti diulang setiap tahun kalau ada kelainan bisa ditindak. Di RSHD juga bisa pap smear," kata dr. Rosana.

Nah, nyata-nyatanya ada aspek tertentu yg sanggup menyebabkan kanker serviks. Misal, aspek risiko berhubungan seksual terhadap usia muda sebelum periode reproduksi meningkatkan risiko kanker serviks. Juga, berganti-ganti pasangan, serta merokok sanggup meningatkan dampak kanker serviks.

6 Hal yang Sering Terjadi Setelah Berhubungan Seksual


www.obatservikstradisional.com - Bagi Kamu pengantin baru bisa saja kaget disaat pertama kali melakukan hubungan seksual. Kamu dapat berpikir buat tidur dgn nyenyak sesudah lakukan hubungan seks.

Tetapi ternyata, sejumlah aspek yg tak Kamu duga diawal mulanya mungkin terjadi. Berikut enam perihal yg mampu berlangsung, rata rata kepada seorang perempuan sesudah lakukan hubungan seksual seperti dikutip dari Prevention.com.

Nyeri

Kemungkinan sewaktu ini Kamu sempat mendengar bahwa berhubungan seksual mestinya tak menyakitkan. Tapi, kenyataannya, berhubungan seksual mampu menciptakan Kamu merasa nyeri. Bagi perempuan, dapat mengalami kram di rahim sesudah berhubungan seksual.


"Kontak fisik atau aktivitas seksual akan melepaskan oksitosin yang menyebabkan kontraksi rahim," ucap doker Jennifer Ashton.

Tak perlu khawatir seandainya kram cuma berlangsung sekali atau beberapa kali. Akan tetapi, bila rasa nyeri terlalu sering & sejak mulai mengganggu hubungan seksual, sebaiknya memeriksa ke dokter kandungan. Rasa nyeri sesudah berhubungan seksual kemungkinan tanda adanya endometriosis, fibroid, sampai kanker ovarium.

Rasa terbakar

Jangan gugup seandainya terasa panas seperti luka bakar sesudah berhubungan seksual. Menurut Ashton, hal tersebut sanggup terjadi dikala jaringan vagina mengendur. Rasa seperti terbakar menciptakan Kamu mau pergi ke kamar mandi sesudah berhubungan seks. Akan tetapi, rasa terbakar normalnya cuma berlangsung amat sangat singkat & sementara. Bila, rasa ternakar berlangsung tatkala berjam-jam dan seterusnya, cepat periksa ke dokter.

Berdarah

Keluar darah kemungkinan saja berlangsung ketika berhubungan seks. Menurut Ashton, pendarahan mampu terjadi sebab terjadi radang serviks atau leher rahim saat kerena berhubungan seksual. Sektor vagina bisa pula jadi robek apabila lakukan hubungan seks dgn kasar. Darah dapat berasal dari leher rahim yg meradang atau ada sektor vagina yg robek.

Gatal

Beberapa orang dapat merasa gatal terhadap lokasi organ intim seusai berhubungan seksual. Perihal itu sanggup terjadi lantaran memakai pelumas, gel, atau kondom waktu berhubungan seksual. Menurut Internasional Society for Sexual Medicine, ada serta yg mengalami gatal-gatal sebab alergi pada sperma ataupun air mani.

Depresi

Bukannya merasa senang sesudah berhubungan seksual, beberapa perempuan justru merasa sedih. Berdasarkan suatu studi di jurnal Sexual Medicine, beberapa perempuan dapat mengalami postcoital dysphoria (PCD), adalah perasaan depresi, cemas, agitasi, atau agresi sesudah berhubungan seksual. Menurut survei, sejumlah 46 % dari 230 perempuan mengalami PCD tatkala hidup mereka & lima % mengalami PCD beberapa kali dalam satu bulan terakhir.

Ingin ke toilet

Selain sanggup menciptakan organ intim terasa gatal, air mani laki-laki pun dapat menciptakan Kamu mau segera pergi ke kamar mandi. Menurut dokter KandunganTeresa Hoffman, senyawa kimia yg ditemukan dalam air mani bakal menyebabkan kram & diare disaat mengenai vagina. Senyawa yg dinamakan prostaglandin itu bakal menyebabkan otot-otot halus berkontraksi. Dikala hal tersebut berlangsung, sebaiknya Kamu cepat ke toilet.