Wanita Perlu Mengamati 7 Tanda Kanker Serviks Ini


www.obatservikstradisional.com - Penyakit yg timbul di serviks atau leher rahim, mampu jadi masalah yg teramat serius bagi perempuan. Kedatangan penyakit ini amat sangat mengkhawatirkan, namun pertumbuhan serviks mampu diprediksi & disembuhkan kalau didapati sejak dini.

HPV atau human papillomavirus adalah penyebab paling umum dari penyakit yg timbul di serviks. Infeksi ini bisa menular dengan cara seksual & muncul dalam banyak tipe.


Penyakit HPV bisa sembuh dengan cara alami atau sanggup menyebabkan ekspansi sel abnormal yg bisa menyebabkan kanker serviks. Berikut 7 tanda kanker serviks yg butuh Kamu amati.

1. Keluarnya kotoran yg tak biasa.

Sesudah kanker sejak mulai tumbuh dalam serviks, se-sel pembagi rahim dapat bebas & menyebabkan sekresi berarir.

2. Kutil.

Menurut ginekolog Rosa Maria Leme, tampilan kutil (eksternal atau internal) bisa jadi peringatan buat sekian banyak penyakit, termasuk juga kanker serviks.

3. Nyeri atau perdarahan.

Pertumbuhan kanker serviks yg berlangsung di leher rahim sanggup membuatnya kering & menyebabkan perdarahan juga nyeri. Rektum atau kandum kemih Kamu pun dapat mengalami perdarahan. Seandainya Kamu mengalami pendarahan diluar masa menstruasi, Kamu mesti langsung memeriksakan diri.

4. Anemia.

Apabila Kamu menjalani diet tapi tak ada perubahan, namun Kamu tidak jarang merasa lelah atau jantung Kamu berdetak lebih cepat sesudah menjalani diet, rata rata wajah Kamu bakal tampak pucat. Keadaan ini yakni hasil dari perdarahan abnormal yg bakal menyebabkan kanker serviks.

5. Masalah kemih.

Kala serviks berkembang jadi lebih gede, kandung kemih & ginjal bakal tertekan yg bakal mengganggu masuknya urine. Perihal ini dapat menyebabkan sakit diwaktu buang air kecil atau kontaminasi saluran kemih.

6. Nyeri terus-menerus terhadap kaki, pinggul atau punggung.

Kala serviks bengkak, hal itu dapat mengganggu organ lain di sekitarnya. Vena pun ikut terkena dampaknya yg mengakibatkan darah susah mengalir ke panggul & kaki, yg pada akhirnya menyebabkan pembengkakan & rasa sakit di kaki.

7. Berat tubuh.

Nyaris tiap-tiap kategori kanker akan menurunkan berat tubuh Kamu. Waktu leher rahim bengkak & menekan perut, ini dapat menyebabkan nafsu makan menyusut yg hasilnya mengakibatkan penurunan berat tubuh

Konsumsi Aspirin Tiap Hari Bisa Turunkan Risiko Kanker Serviks


Obat Kanker Serviks - Penelitian terupdate menemukan bahwa minum aspirin setiap hari dapat menurunkan risiko kanker serviks. Para peneliti dari Amerika mengungkapkan bahwa orang yg konsumsi aspirin tujuh kali atau lebih dalam seminggu mempunyai risiko 47 % lebih rendah terkena kanker serviks.

Penelitian terupdate ini serta menunjukkan bahwa orang yg sering konsumsi aspirin selama lima thn atau lebih mempunyai penurunan risiko kanker serviks sampai 41 %. Sementara itu, mengkonsumsi parasetamol atau acetaminophen tak terkait bersama penurunan risiko kanker serviks.


"Aspirin bisa dijadikan opsi pencegahan kanker. Mengingat, kebanyakan orang lebih mudah mengonsumsi aspirin daripada melakukan perubahan gaya hidup, diet sehat, dan aktivitas fisik," terang Profesor Kirsten Moysich dari Roswell Park Cancer Institute.

Tetapi, Profesor Kirsten memperingatkan bahwa tiap-tiap orang mesti berkonsultasi lebih dahulu dgn dokter sebelum melakukannya konsumsi aspirin. Sebagai bagian dari penelitian ini, Profesor Kirsten & rekannya meneliti 328 pasien kanker serviks & 1.312 grup kontrol - pasien yg tak menderita kanker serviks.

Para peserta memberikan kabar yg mereka laporkan sendiri berkenaan seberapa sering & berapa thn mereka mengkonsumsi aspirin & parasetamol. Tapi, Dr Kirsten menyampaikan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan mengenai bagaimana aspirin & parasetamol bisa mencegah kanker serviks.

Cara Menghindari Penyakit Kanker Serviks


www.obatservikstradisional.com - Kanker serviks yakni satu buah penyakit yg mematikan. Penyakit yg tidak sedikit menyerang kepada kaum hawa akan memunculkan kemandulan akibat rahim yg diangkat buat menghilangkan kanker serviks secara keseluruhan.

Dengan lakukan aksi pencegahan,supaya kamu terhindar dari salah satu penyakit yg mematikan ini, Berikut panduan mencegah penyakit kanker serviks :


1. Rajin bersihkan organ intim dgn memakai air bersih

Air bersih sejatinya dapat meluruhkan kotoran yg ada di organ intim kamu, dgn membiasakan buat pola hidup bersih dapat mengurangi bakteri yg berkembang jadi penyakit yg berbahaya lainnya.

2. Berkonsultasi dengan dokter

Melaksanakan kontrol dgn dokter spesialis kamu buat jalankan konsultasi bagaimanakah cara berhubungan intim yg baik bersama pasangan, lantaran cara berhubungan intim yg kurang benar akan memunculkan gejala kanker serviks.

3. Mengkonsumsi makanan yg sehat

Mengkonsumsi buah & sayur secara benar, dikarenakan ke-2 kategori makanan ini mengandung anti oksidan yg mampu mematikan sel kanker & memperbaiki sel-sel badan.

4. Olahraga teratur

Biasakan buat hidup sehat dimulai dari saat ini. Aktivitas olahraga dengan cara teratur bisa meningkatkan metabolisme badan, maka badan mempunyai daya tahan yg kuat kepada serangan bahaya penyakit.

Penyakit Kondiloma Sebabkan Kanker Serviks


www.obatservikstradisional.com - Secara medis, penyakit kondiloma ini memang lah tak demikian berbahaya dibanding penyakit menular seksual yang lain, seperti HIV/AIDS. Tapi menurut dr Panondang lewat sekian banyak penelitian, penyakit ini kalau di diamkan & tak langsung ditangani bisa menyebabkan perubahan sel-sel epitel skuamosa jadi lesi prakanker & hasilnya jadi kanker yg invasif.

dr Panondang pula melanjutkan, beberapa orang yg rentan pada penyakit ini ialah mereka yg teratur jalankan hubungan seksual, jalankan hubungan seksual bersama banyak pasangan tidak dengan alat pengaman seperti kondom, berhubungan seksual dgn sesama jenis, berhubungan seksual dgn penderita penyakit kondiloma & aktif melaksanakan hubungan seksual pada usia muda.


Terdapat tiga group HPV berdasarkan kemampuannya menginduksi keganasan, adalah group risiko tinggi, bisa jadi risiko tinggi, & risiko rendah.

"Nah, infeksi HPV tipe onkogenik (risiko tinggi), 70 persen menyebabkan kanker serviks, serta berhubungan dengan kanker anogenital pada laki-laki dan perempuan, seperti kanker pada penis, vulva, vagina, anal, serta kanker orofaring," ucapnya.

Seorang mantan penderita kondiloma, Mursidi Syahidan mengungkapkan bahwa dirinya sempat terkena penyakit ini & cukup mengurangi rasa kepercayaan beliau bila berhadapan bersama orang lain.

"Penyakit kondiloma sangat mengganggu aktifitas saya sehari-hari. Berbagai cara saya tempuh guna mengatasi penyakit ini. Sampai pada akhirnya saya menemukan teknik BEIM untuk mengatasi masalah saya tersebut," kata Mursidi.

Untuk itu, katanya sebagai mantan penderita kondiloma amat mutlak bagi yg belum tertular buat jalankan edukasi mengenai pendidikan sex sejak umur dini berkaitan hubungan seksual yg sehat, mempunyai pasangan tetap, monogami, & vaksinasi sedini mungkin.

Antisipasi Kanker Serviks Terhadap Perempuan


www.obatservikstradisional.com - Data Yayasan Kanker Indonesia menunjukkan adanya 15.000 kasus kanker serviks, atau yg lebih dikenal juga sebagai kanker leher rahim tiap-tiap tahunnya. 8.000 di antaranya tak terselamatkan, atau sama dgn keseluruhan 20 sampai 25 perempuan tiap-tiap harinya. Jajaran angka yg meresahkan ini menciptakan Kamu juga bisa jadi salah satu perempuan yg berpotensi mengalami kanker serviks tanpa tindak pencegahan & pengenalan risiko yg baik.

Mengingat pentingnya wawasan berkaitan kanker ini, silakan kita telisik lebih jauh apa itu kanker serviks, penyebab & faktor risikonya.


Kanker serviks dimulai dgn munculnya sel-sel abnormal di permukaan serviks. Kanker serviks tumbuh dgn perlahan, & kebanyakan bakal dideteksi DenganPap smearjauh sebelum kanker berkembang. Diwaktu sel-sel serviks mulai beralih dari sel normal jadi tak normal, keadaan ini dinamakan displasia. Displasia bukan kanker serviks, lantaran sel-sel displastik tak tersebar ke jaringan di dekatnya seperti yg dilakukan oleh sel-sel kanker. Meski kadang-kadang displasia mampu hilang tidak dengan pengobatan, tetapi bisa saja sanggup berkembang jadi kanker serviks kalau tak diobati. "Ada bukti kuat bahwa Anda harus menderita infeksi HPV kronis untuk bisa mendapat kanker serviks yang disebabkan HPV," ucap direktur klinis Gillette Center for Gynecologic Oncology di Massachusetts General Hospital Cancer Center dan seorang asisten profesor di Harvard Medical School, Marcela G. del Carmen, MD, MPH.

Apabila Kamu mengidap infeksi HPV, deteksi dini dgn Pap smear jadi lebih penting lagi. Tes ini mampu mendeteksi sel-sel prakanker & dokter dapat mampu menanganinya sebelum berkembang jadi kanker.

"Wanita yang melakukan pemeriksaan dini, yang merokok dan memiliki sistem imun tubuh yang lemah (misalnya karena terjangkit HIV) adalah mereka yang paling berisiko tinggi," tutur del Carmen.

Apakah Kamu termasuk juga dalam golongan risiko tinggi atau tidak? Mutlak bagi tiap-tiap perempuan buat lakukan Pap Smear dengan cara rutin. Pap smear sanggup mendeteksi perubahan prakanker kepada sel-sel leher rahim sebelum jadi kanker, & deteksi dini berarti peluang yg tambah baik buat bertahan hidup. Bicarakan dgn dokter Kamu kapan & seberapa sering Kamu sebaiknya laksanakan tes ini. Pap smear merupakan trik cepat & tidak dengan rasa sakit yg sanggup menyelamatkan hidup Kamu.

Ciri-ciri Kanker Serviks yang Jarang Disadari


www.obatservikstradisional.com - Apabila bicara berkenaan penyakit kanker, kedengarannya lumayan mengerikan & menciptakan bulu kuduk merinding ya. Seperti yg kita tahu, kanker ialah salah satu penyakit mematikan yg jarang sekali dapat disadari dgn langsung. Dan sebab inilah, lebih dari sepertiga penderitanya akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Buat perempuan sendiri, kanker yg teramat berisiko merupakan kanker serviks, kanker rahim & kanker payudara.

Dari ke3 kategori kanker yg paling tidak jarang berisiko terhadap perempuan, kali ini kita bakal membahas berkenaan kanker serviks. Kanker serviks adalah penyakit kanker yg menyerang sektor leher rahim atau lebih tepatnya di sektor atas organ intim (vagina). Umumnya, buat mendeteksi keberadaan kanker ini sendiri dapat dilakukan dgn Pap Smear.


Tapi jangan sampai khawatir Ladies, tidak dengan jalankan Pap Smear sebenarnya kita dapat mendeteksi keberadaan kanker serviks dgn mengetahui ciri-ciri kanker serviks sejak dini. Dikutip dari page webmd.com, inilah ciri-ciri kanker serviks. Walaupun jarang disadari, seluruh perempuan wajib tahu lho ya.

  • Sakit Diwaktu Melaksanakan Hubungan Intim

Ciri mula-mula yg sanggup dirasakan ialah organ intim terasa sakit dikala atau sesudah jalankan hubungan intim. Tidak cuma sakit saja, sekian banyak bahkan diikuti dgn adanya pendarahan atau ke luar nanah dari organ intim.

  • Keputihan Tak Normal

Bila anda tidak jarang mengalami keputihan tak normal, usahakan buat langsung memeriksakannya ke dokter. Keputihan yg tak normal kemungkinan jadi salah satu ciri dari kanker serviks, kanker rahim maupun penyakit kelamin serius yang lain.

  • Sakit Terhadap Pinggul

Sakit terhadap pinggul yg berlangsung terus menerus diakui sebagai salah satu ciri dari risiko kanker serviks. Kebanyakan, sakit pinggul juga sebagai ciri dari kanker serviks ini dibarengi bersama bengkak di kaki, sakit dikala buang air kecil & pendarahan terhadap organ intim.

  • Darah Menstruasi Berlebihan

Tiap-tiap perempuan yg tak sedang hamil & dalam keadaan sehat rata rata dapat mengalami fase menstruasi tiap-tiap bulannya. Biasanya, darah menstruasi bakal ke luar tidak sedikit di hari pertama sampai hari ke3. Namun, apabila anda menstruasi & darah menstruasi yg ke luar amat sangat tidak sedikit(berlebihan) sewaktu berhari-hari, anda perlu waspada. Beberapa ahli kanker mengemukakan kalau darah menstruasi yg ke luar berlebihan & tak normal yakni salah satu ciri dari risiko kanker serviks maupun kanker rahim.

  • Nafsu Makan Menyusut & Berat Tubuh Turun Drastis

Ciri setelah itu dari risiko kanker serviks merupakan nafsu makan menyusut & berat tubuh turun dengan cara drastis. Tidak cuma itu saja, ciri adanya risiko kanker serviks pula dibarengi bersama kesusahan buang air kecil, pendarahan spontan & bengkak terhadap ke-2 paha atau salah satu paha saja.

Itulah sekian banyak ciri dari kanker serviks. Supaya anda terhindar dari penyakit mematikan satu ini, pastikan buat mengkonsumsi makanan sehat, atur gaya hidup, hindari minuman beralkohol, hentikan rutinitas merokok, & pastikan buat tak gonta-ganti pasangan.

Sekilas Tentang Vaksin HPV


Obat Kanker Serviks - Kamu pasti sudah tidak jarang mendengar mengenai vaksin HPV, yakni vaksin yg dimanfaatkan buat mencegah hambatan kesehatan yg disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV). Seperti yg Kamu ketahui sampai kini, HPV yaitu virus penyebab penyakit terhadap kelamin, tidak cuma kanker serviks atau kanker rahim, tapi serta penyakit kutil terhadap kelamin laki-laki. Itulah sebabnya, pemberian vaksin HPV waji diberikan.


Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menyarankan vaksin HPV ini sebaiknya diberikan diwaktu anak-anak berumur 11 atau 12 thn. Dan bagi orang dewasa umur paling baik diberikannya vaksin HPV ini yaitu saat berumur 26 thn. Vaksin HPV diberikan sebanyak tiga kali suntikan bersama interval waktu bln pertama, bulan ke-2 & bulan keenam.

Buat memperoleh vaksin HPV, penduduk dapat mengunjungi rumah vaksin, pusat kanker & rumah sakit. Anak-anak pula perempuan & laki-laki baik yg telah aktif dengan cara seksual ataupun yg belum wajib mendapati vaksin HPV ini. Tapi vaksin HPV tak disarankan buat perempuan hamil.

Vaksin HPV ini disuntikkan terhadap otot, umumnya kepada lengan atas. Bagi anak-anak & orang dewasa yg belum aktif dengan cara seksual tak butuh jalankan sensor terlebih dahulu sebelum memperoleh vaksin. Sementara bagi Kamu yg telah aktif dengan cara seksual butuh dilakukan skrining apalagi dulu sebelum vaksin buat mengetahui apakah telah terpapar virus HPV atau belum.

Meskipun Sudah Vaksin HPV, Perempuan Tetap Perlu Lakukan Papsmear


Obat Kanker Serviks - Kanker serviks tetap menjadi top 5 pembunuh perempuan di penjuru dunia. Tetapi buat mencegahnya tidak cukup cuma dgn memberikan vaksin HPV (Human Papilloma Virus) dengan cara teratur lantaran vaksin saja takkan menciptakan perempuan merasa 'aman'.

"Walaupun vaksin HPV menurunkan angka terjadinya kanker serviks secara bermakna, bukan berarti pasti tidak terkena kanker serviks. Walaupun sudah pernah dilakukan vaksin HPV, tetap mempunyai kemungkinan terkena kanker serviks walaupun kecil. Sehingga seseorang yang sudah dilakukan vaksin HPV tetap harus pap smear rutin," jelas dr Hari Nugroho, SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.


Hal serupa pula di sampaikan dr Nurdadi Saleh, SpOG, Ketua Umum Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI). dr Nurdadi menegaskan walau telah teratur jalankan vaksinasi HPV, bukan berarti satu orang perempuan bebas buat tak melakukan pap smear.

"Tetap perlu. Kenapa? Karena ada bagian lain seperti ovarium dan indung telur, yang juga berisiko kanker," ucap dr Nurdadi.

Dalam kesempatan yg sama, dr Andi Darma Putra, SpOG(K) pun menjelaskan vaksinasi cuma melindungi perempuan dari virus HPV tertentu, seperti HPV tipe 6, 11, 16 & 18. Padahal masih banyak lagi kategori virus HPV yang lain.

Sebaliknya, rajin pap smear juga tak berarti seorang perempuan benar-benar terhindar dari kanker serviks atau mulut rahim.

"Prinsipnya papsmear itu bukan mencegah, tapi mendeteksi. Berarti kalau sudah rajin papsmear tetap kena, ya sudah ada virusnya," tutur dr Nurdadi.

Setidaknya para pakar sepakat pap smear berfungsi buat mendeteksi adanya risiko kanker serviks sejak dini. Maka apabila muncul reaksi pra-kanker, sehingga dokter dapat lebih segera laksanakan aksi penanganan & kemungkinan buat sembuh pula lebih besar.

"Beda efeknya kalau tidak pernah papsmear, kemungkinan diatasi sejak dini jadi kecil," pungkas dr Nurdadi.

Fakta-fakta Kanker Serviks yang Wajib Anda Ketahui


Kanker serviks yakni penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan wanita, tidak hanya kanker payudara. Dari kurang lebih 25.000 kematian akibat kanker ini per tahunnya, China, Bangladesh, Pakistan, Indonesia, Thailand, & India mempunyai prevalensi teratas di Asia.

Buat mengretahui kenapa kanker serviks sanggup demikian cepat terjadi. Berikut yakni fakta menyangkut penyakit tersebut yg mesti Kamu ketahui, seperti dilansir dari Zeenews, Selasa (19/1/2016).


Gejala kanker serviks

Gejala-gejala dari kanker ini seperti keputihan dgn bau yg tak menyenangkan atau diwarnai bersama darah, keluhan nyeri perut di sektor bawah, semuanya merujuk kepada kemungkinan Kamu mengidap kanker serviks.

Kebiasaan seks tak aman

Seandainya Kamu tidak jarang terlibat dalam kegiatan seksual di umur dini & mempunyai tidak sedikit pasangan seksual bakal menempatkan Kamu kepada risiko penularan HPV. Infeksi oleh sekian banyak virus yg dinamakan Papillomavirus Manusia atau HPV tipe tertentu, bisa menyebabkan kanker di kemudian hari.

Bisa diobati bersama vaksinasi

Faktor Ini dimungkinkan buat mengobati kanker serviks kepada perempuan dgn vaksinasi. Vaksinasi HPV mampu dilakukan bahkan lebih dini sebelum seorang anak memasuki periode pubertas, yakni 9 th.

Seminar Pencegahan Kanker Serviks Bersama RSHB Batam

 

ObatServiksTradisional.com - Sejak th 2012 sampai 2014, tertulis lebih dari 21 ribu kasus kanker serviks & 10 ribu di antaranya meninggal dunia. Meski membahayakan, tetapi dampak paling buruk dari kasus ini dapat dicegah.

”Caranya dengan memiliki pengetauan tentang apa, dan bagaimana mencegah kanker serviks ini sangat penting diketahui masyarakat, terutama wanita,” sebut Dr Made Tantra Wirakesuma MARS, Direktur RSHB Batam.


Aspek ini diungkapkan Made di sela-sela Seminar Sehari Cancer Cervix yg digelar manajemen Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB) di aula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Bunda Persada Batam, Jalan Seraya No. 1, Lubukbaja, Batam, Kamis (14/1) mulai sejak pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

”Kegiatan bekerja sama dengan Kelompok Pengobatan Johor (KPJ) Johor Specialist Hospital ini kita laksanakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT)  ke-23 RSHB pada 17 Januari 2016 ini,” kata Made .

Program diikuti 250 peserta yg terdiri dari penduduk, bidan, & perawat di Batam. Hadir di program ini, Ketua STIKESs Mitra Bunda Persada, DR Mawardi Badar, Pembantu Ketua (Puket) III, STIKes MBP Batam, NS Didi Yunaspi MKep.

Tampil sebagai pembicara Consultant Clinical Oncologis KPJ Johor, Dr Natasha Mohd Hashim, & dipandu moderator Dr Hero Yanto SPOg.

Made menyebut, RSHB sudah bekerja sama transfer ilmu wawasan & teknologi bersama KPJ Johor sejak 2005 lalu.

Aspek ini searah bersama semangat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2016 yg tak membatasi orang asing bekerja di Indonesia. Targetnya, supaya penduduk Indonesia makin siap & tak tertinggal dgn pekerja luar negeri. Terutama di sektor ilmu wawasan & tekonologi (Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi) & kesehatan.

Buat itulah, RSHB mendatangkan pihak KPJ Johor buat membagikan materi mengenai pencegahan kanker servis terhadap warga Batam.

Kanker serviks ucap Natasha, tidak sedikit menimpa masyarakat. ”Penyakit ini bisa dicegah dan diobati. Sayangnya tak banyak masyarakat mengetahuinya,” kata Natasha.

Pembina Yayasan Harapan Bunda Batam, Hj Gusnawati Amd Keb melanjutkan, RSHB amat sangat peduli dgn wawasan penduduk. Dalam bermacam peluang, RSHB meringankan penduduk Batam dgn menggelar beraneka aktivitas sosial, seperti : pertolongan terhadap anak yatim piatu, pertolongan buat penduduk Batam. Pertolongan buat anak yatim piatu & yang lain yaitu acara tahunan RSHB & Yayasan Harapan Bunda Batam.

”Alhamdulillah, lewat kebersamaan yang ada di RSHB, dan Yayasan Harapan Bunda, bantuan dan berbagai kegiatan sosial untuk warga Batam bisa terlaksana. Insya Allah, ke depan kita akan gelar lagi kegiatan yang sama,” jelas Wati, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Batam.

Indonesia Menjadi Negara dengan Penderita Kanker Seviks Tertinggi di Dunia


Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kala ini penyakit kanker serviks menempati peringkat paling tinggi di antara bermacam tipe kanker yg menyebabkan kematian kepada wanita di dunia.

Di Indonesia, tiap-tiap tahunnya terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, & kurang lebih 8.000 kasus di antaranya berakhir dgn kematian.


Menurut WHO, Indonesia yaitu negara bersama jumlah penderita kanker serviks paling atas didunia. Pasalnya, kanker ini muncul seperti musuh dalam selimut. sangat susah dideteksi sampai penyakit sudah mencapai stadium lanjut.

Dokter Asdineri Ruslim, SpOG dari Rumah Sakit Permata Cibubur, beberapa saat lalu menyampaikan bahwa kanker Serviks disebabkan Virus bernama Human Papiloma Virus (HPV). Tanda & gejalanya terbagi dua buat stadium awal tidak dengan gejala & buat stadium lanjut terjadinya perdarahan waktu hubungan suami istri, keputihan yg berbau & nyeri perut bawah.

"Di tahap awal tidak bergejala jadi wanita dapat saja terkena kanker serviks tanpa diketahuinya," tuturnya.

Asdineri menilai, penduduk masih awam & mereka banyak mau tahu mengenai seluk beluk penyakit yg satu ini. Pencegahan yg dapat dilakukan dengan cara umum buat penyakit kanker serviks yakni bersama pencegahan primer lewat edukasi & vaksinasi pula pencegahan sekunder merupakan skrining lesi prakanker lewat papsmear, IVA (Inveksi Visualisasi Asetat) atau kolposkopi.

Keputihan Tanda Kanker Serviks Atau Bukan ?


Obat Kanker Serviks - Jadi faktor yg normal diwaktu perempuan mengalami keputihan. Tetapi, tidak sedikit juga perempuan yg mengalami keputihan was-was apabila apa yg dialami adalah tanda-tanda kanker serviks.

Keputihan tak senantiasa merupakan tanda kanker serviks, bahkan faktanya yakni sebagian besar keputihan bukan kanker serviks, begitu dikatakan dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.


"Tetapi kanker serviks memberikan gejala keputihan. Selain keputihan, keluhan kanker serviks adalah perdarahan terutama setelah bercinta," kata dr Hari, Jumat (23/5/2014).

Nah buat membedakan, keputihan terhadap kanker serviks memiliki bau yg khas & rata-rata disertai perdarahan di luar siklus menstruasi. Perdarahan ini juga khususnya berlangsung sesudah berhubungan suami istri.

Lantas, dengan cara apa buat mengetahui apakah ini keputihan kanker serviks atau bukan? "Selain ciri khas tadi, sebaiknya temui paramedis terdekat untuk melakukan skrining kanker serviks baik berupa IVA (Inspeksi Visual Asetat) maupun Pap-Smear apabila Anda sudah menikah," jelas dr Hari.

Salah satu mantan pasien kanker serviks yaitu Niniek Yumarwati (64). Awalnya, gejala kanker serviks yg dialami Niniek tapi siapa sangka, keputihan yg dialami Niniek selama kurang lebih tiga bulan justru jadi gejala kanker serviks. 

"Cairan keputihannya bening dan encer, tulang ekor saya juga panas, saya kira ya karena efek samping menstruasi. Sudah minum berbagai macam jamu dan obat tapi tidak hilang-hilang," kisah Niniek.

Beliau juga menjalani sekian banyak sesi radiasi buat menyembuhkan penyakitnya itu. Dikatakan Niniek, gejala kanker serviks cenderung tak ada. Oleh sebab itu bila perempuan mengalami keputihan lebih dari sepuluh hari dirinya menyarankan buat cepat cek kesehatan baik bersama pap smear atau IVA. 

"Kalau yang sudah menikah jagalah kebersihan alat vital terutama saat berhubungan intim, sebelumnya kalau bisa mandi dulu," pungkas perempuan yg juga aktif di Cancer Information and Support Center (CISC) ini.

Karena Terapi Kanker Serviks, Kaki Jupe Membengkak


www.obatservikstradisional.com - Julia Perez pernah divonis menderita kanker serviks, Alhasil, dirinya juga sudah menjalani radioterapi buat melawan sel kanker di tubuhnya. Tetapi, sekarang kakinya juga tiba-tiba membengkak.

Demi kesembuhan & kenyamanan menjalani hidup, bahkan dirinya menjalani rangkaian fisioterapi buat memulihkan efek samping tersebut. Hal ini tampak dari posting foto di akun Instagramnya tempo hari.


“Physiotherapy buat kaki kiri Yg masih bengkak.. Karena tretmen cancer servik. #cancersurvivor,” tulis Jupe pada akun Instagramnya, Rabu (13/1/2016).

Menindaklanjuti perihal ini, benarkah kakinya bengkak akibat efek samping dari radioterapi?

Melansir dari Cancerresearchuk, tiap-tiap perempuan yg usai menjalani treatment kanker serviks, termasuk juga radioterapi dapat mengalami efek samping jangka panjang. Apa saja?

Radioterapi di ruang panggul rata-rata menyebabkan sekian banyak efek samping. Survivor bakal mengalami diare, kandung kemih iritasi, pendarahan Miss V sesudah radioterapi internal & nyeri & kemerahan dari vulva atau sektor belakang.

Jikalau survivor belum mengalami menopause, terapi ini umumnya menghentikan produksi hormon sex oleh indung telur. Gejala menopouse juga tiba-tiba muncul sesudahnya. Kamu mampu lakukan terapi penggantian hormon (HRT) sesudah masa pengobatan buat kanker serviks.

Beberapa perempuan yg menjalani radioterapi di tempat kelenjar getah bening, sesudahnya dapat mengalami kaki bengkak. Masalah ini dinamakan dgn lymphoedema.

Kadang-kadang bengkak berlangsung terhadap satu atau kedua kakinya. Sehingga inilah yg bisa saja dialami oleh Jupe, maka dirinya mesti menjalani fisioterapi sampai sembuh.

Efek Samping Terapi Radiasi Kanker Serviks


Mengutip dari cancer, Penyembuhan kanker serviks secara terapi, bukan berarti tak mempunyai efek samping. Lantaran masih banyak risiko yg kemungkinan dialami. Berikut 5 efek samping sesudah terapi radiasi kanker serviks.

1. Kelelahan

Kelelahan salah satu efek samping yg paling tidak jarang berlangsung sesudah terapi radioterapi. Dikarenakan, sewaktu terapi, badan memanfaatkan lebih banyak energi buat menyembuhkan dirinya sendiri, maka kelelahan tidak senantiasa hilang dgn beristirahat.


Kelelahan sangat sering terjadi sewaktu atau sesudah minggu ke-2 menjalankan terapi radiasi. Tapi, kelelahan umumnya hilang dengan cara bertahap sesudah pengobatan berhenti. Namun, ada serta sekian banyak orang yg tetap merasa lelah sewaktu beberapa pekan sesudah menjalani terapi radiasi.

2. Kulit kering

Reaksi kulit berlangsung sebab terpapar sinar radiasi saat proses pengobatan. Kulit yg terpapar jadi merah atau kering. Rata-rata, kulit jadi kering dalam dua pekan pertama sesudah pengobatan.

3. Pembekuan darah

Pembekuan darah bisa berlangsung sesudah brachytherapy buat mengobati kanker serviks, tapi jarang ada kasus. Risiko terjadinya pembekuan darah kala pembuluh darah di panggul yg terkena radiasi menggumpal. Dalam kasus yg paling serius, gumpalan darah akan menuju paru-paru atau dinamakan emboli paru.

Hal ini akan menyebabkan sesak nafas, batuk berdarah, kadar oksigen dalam darah menurun & berpotensi tinggi gagal jantung. Lantaran itu, kebanyakan dokter dapat memberikan obat pengencer darah selagi brachytherapy untuk mencegah terjadinya pembekuan darah.

4. Trauma

Ada risiko kecil kerusakan terhadap rahim & dinding vagina selagi penempatan implan intrakaviter. Kemungkinan ada beberapa rasa sakit & perdarahan kalau ada trauma terhadap rahim & dinding vagina. Dalam umumnya kasus, keadaan ini bakal sembuh dgn sendirinya, namun operasi barangkali digunakan kalau perdarahan tidak dapat dihentikan.

5. Kerusakan saraf

Tingginya radiasi disaat terapi ke panggul mampu merusak saraf, tapi kasus ini jarang berlangsung. Seorang perempuan bisa saja merasakan otot melemah, mati rasa, nyeri & kesemutan di badan bidang bawah.

Takut dan Malu, Itulah Alasan Ibu Rumah Tangga Enggan Tes Kanker Serviks


Minimnya wawasan penduduk Indonesia menyangkut gejala kanker & kekhawatiran akan pembiayaan pengobatan yg mahal, menciptakan mereka malas melakukan deteksi dini kanker.

Setidaknya alasan itu terungkap ketika dilakukannya sensor IVA (Inspeksi Asam Asetat) cuma-cuma yg dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) diwaktu memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-107 di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Minggu (24/5/2015).


Salah seseorang penduduk rusunawa, Yati (35) menyebutkan bahwa dia takut diperiksa lantaran khawatir seandainya positif mengidap kanker sehingga mesti mengeluarkan biaya yg tidak sedikit. 

"Saya mah takut neng. Nanti mahal ngobatinnya. Tapi sih kayaknya sehat-sehat aja Alhamdulillah," ucap ibu dua anak ini.

Berlainan dgn Yati, Atun Nafisah (40) mengaku malu organ intimnya dipandang oleh orang lain yaitu dokter & perawat diwaktu sensor IVA. Inilah yg membuat dia malas buat lakukan deteksi dini. 

"Ingin sih (diperiksa). Tapi malu, belum siap saya," katanya.

Bersama adanya sosialisasi ini, sebagian penduduk mengaku suka memperoleh info baru seputar kanker. Salah satunya Rohayah (28) ibu belia yg baru dikaruniai satu anak ini serta semangat buat melaksanakan deteksi dini kanker serviks lewat tes IVA. 

"Saya baru tau gejalanya di sini, karena gratis juga tes-nya jadi ikut aja. Buat jaga-jaga juga biar nggak kena kanker," ucapnya.

Di Indonesia, diperkirakan setiap hari muncul 40-45 kasus kanker di mana, 25 orang meninggal akibat penyakit ini. Padahal kalau terdeteksi secara dini, satu orang wanita sanggup terhindar dari keganasan kanker & angka kesembuhannya serta meningkat. 

"Kanker itu bisa dicegah keganasannya jika terdeteksi lebih awal. Oleh karena itu kita sosialisasikan ke ratusan ibu-ibu di tempat ini agar jangan malu atau takut memeriksakan dirinya melalui tes IVA. 7 menit saja bisa menyelamatkan nyawa Anda," tutur dr Zaenal Abidin, selaku Ketua Pengurus Besar IDI.

Beberapa Makanan Ini Dapat Mencegah Kanker Serviks


Kanker serviks atau kanker rahim yaitu salah satu penyakit mematikan yg terus menghantui para perempuan. Penyakit ini disebabkan oleh virus HPV & ditularkan lewat interaksi seksual. Diluar itu, kanker serviks berlangsung dikarenakan adanya perubahan terhadap struktur sel yg jadi ganas & berada di daerah mulut rahim.

Tidak cuma itu, tidak hanya kanker payudara. Menurut survei, di Indonesia tiap-tiap 1 jam perempuan meninggal sebab kanker serviks. Dikarenakan itulah, sebaiknya Ibu melaksanakan pencegahan salah satunya ialah dgn menjaga pola makan atau konsumsi makanan sehat.


Nah, berikut adalah sekian banyak makanan yg diakui dapat mencegah kanker serviks :

1. Jeruk bali

Kandungan vitamin C yg tinggi terhadap jeruk bali diakui bakal membantu mencegah terjadiya pembentukan senyawa nitrogen yg jadi penyebab kanker. Tidak cuma itu, vitamin C pula dikaitkan dgn penurunan sekian banyak risiko penyakit, seperti kanker usus besar, kanker perut, kandung kemih, kanker payudara & serta leher rahim.

2. Wortel

Tidak cuma bagus buat kesehatan mata, wortel yg mengandung beta-karoten & karotenoid sanggup menolong Ibu mencegah terjadinya kanker serviks. Dalam mengonsumsinya juga enteng, Ibu bisa menjadikan sup, jus atau langsung dikonsumsi dalam keadaan mentah.

3. Kacang-kacangan

Beberapa penelitian membuktikan bahwa makanan yg mempunyai vitamin E mampu mengurangi sekian banyak risiko penyakit, salah satunya ialah mencegah kanker serviks. Nah, sekian banyak makanan yg mengandung vitamin E yakni kacang-kacangan, seperti kacang tanah, selai kacang & kacang almond.

4. Salada

Salada mempunyai kandungan flavonoid sebagai sumber nutrisi mutlak pencegah kanker, termasuk juga kanker serviks.

5. Teh hijau

Teh hijau atau green tea yg dikala ini tengah jadi minuman idola ini rupanya mempunyai banyak manfaat buat kesehatan, salah satunya ialah mencegah terjadinya kanker rahim. Tidak cuma itu, kandungan polifenol terhadap teh hijau sanggup mencegah terjadinya perkembangan sel-sel kanker.

4 Ramuan Alami yang Efektif Berantas Kanker Serviks


Tidak hanya keputihan, penyakit lain yg sering mengintai wanita yakni kanker serviks, berdasarkan data dari Yayasan Kanker Indonesia. Kanker serviks yg serta dinamakan dgn kanker mulut rahim, sebenarnya karena adanya virus papiloma yg menyerang daya tahan tubuh. Namun, ada pun penyebab lain seperti adanya pencemaran bahan kimia, kandungan pengawet dalam bahan makanan, pewarna buatan, & penyedap rasa hingga kebiasaan merokok secara aktif.

Pengobatan kanker serviks ini tak murah. Belum lagi anggaran pemeriksaannya. Namun, anda tak usah khawatir karena www.obatservikstradisional.com miliki ramuan buat mencegah & mengobati kanker serviks yg mematikan ini. Utk anda yg penasaran, segera simak pembahasan selengkapnya.

Tapak Dara

Barangkali anda tak sempat mendengar tumbuhan Tapak Dara. Memang tumbuhan ini telah susah ditemukan. Namun, anda sanggup mecarinya di beragam toko herbal. Tumbuhan ini mampu memberantas kanker mulut rahim dikarenakan mengandung vinkristin & vinblastin, yg dapat membunuh sel-sel kanker. Trik pembuatannya begitu mudah. Anda cuma membutuhkan buah adas, kulit kayu pulasari, & gula merah. Anda mampu memperoleh seluruh bahannya di toko herbal manapun. Setelah Itu rebus seluruh bahan dgn tiga gelas air. Minum tiga kali sehari, masing-masing setengah gelas.
 

Daun Sirsak

Anda tentu suka dgn buah sirsak yg biasa dibuat jus atau dikonsumsi langsung. Nah, nyata-nyatanya daunnya ini amat baik buat kesehatan. Salah satunya utk mengobati kanker. Caranya teramat gampang, cuma rebus 2-3 lembar daun sirsak, selanjutnya minum air rebusannya sesudah disaring. Utk anda yg tak suka jamu, air rebusan ini tepat untukmu dikarenakan rasanya tawar seperti air teh tidak dengan gula.

Keladi Tikus

Kemungkinan anda sempat dengar yg namanya Keladi Tikus. Keladi Tikus nyatanya tetap satu keluarga dgn talas. Keladi Tikus mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan, & zat antikurkumin yg sanggup membunuh pertumbuhan sel-sel kanker, termasuk juga kanker serviks.

Sarang Semut

Anda bisa jadi pernah mendengar namanya. Sarang Semut ini asalnya dari Papua, tetapi telah bisa anda dapatkan di bermacam toko herbal di luar Pulau Papua. Belilah kemasan Sarang Semut yg belum diolah. Anda benar-benar mesti merebusnya sendiri & meminum air rebusannya, sesudah di saring. Namun kiat ini lebih ampuh lantaran Sarang Semut yg belum diolah masih kaya akan kandungannya, adalah flavonoid, tookoferol, polifenol, & anti oksidan. Kandungan-kandungan ini bisa mencegah & mengobati banyak penyakit, termasuk juga kanker serviks.

Itulah 4 ramuan yg mampu mencegah & memberantas kanker leher rahim. Janganlah menunggu sampai anda telah merasakan sakit terhadap bagian rahimmu. Lantaran bila telah parah, pengobatan tradisional belum pasti dapat memberantasnya. Pengobatan tradisional kebanyakan membutuhkan waktu yg lebih lama, meski tanpa merusak sel-sel baik lain. Sebab itu, empat ramuan diatas mesti teratur anda minum, ya.

Penyebab Kanker Serviks


Obatservikstradisional.com - Penyebab kanker serviks yaitu HPV (Human Papilloma Virus). Menurut data, di Indonesia diperkirakan tiap-tiap satu jam ada satu orang yg wafat akibat kanker serviks. Kanker serviks atau yg lebih dikenal dgn istilah kanker leher rahim yakni tumbuhnya sel-sel tak normal terhadap leher rahim, di mana penyebab kanker serviks itu sendiri masih terus diteliti didunia kesehatan. Perubahan jadi sel kanker terhadap kanker serviks membutuhkan waktu lama kira kira 10 hingga 15 th. Kanker ini umumnya terjadi terhadap perempuan yg berumur kisaran 30 sampai 50 th (puncak umur reproduktif wanita) maka bakal meyebabkan gangguan kualitas hidup baik dengan cara fisik, kejiwaan & kesehatan seksual.

Kita tak tahu persis apa yg menyebabkan kanker serviks, namun faktor-faktor risiko tertentu yg diyakini berpengaruh. Histori seksual & lifestyle (terutama kebiasaan seksual ) memainkan peran dalam peluang satu orang perempuan terkena kanker serviks.


HPV ialah penyebab kanker serviks

Penelitian membuktikan bahwa penyebab kanker serviks dapat disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini bersifat onkogenik adalah sel-sel yg bakal menyebabkan kanker. HPV ditularkan lewat hubungan seksual & lewat pemakaian barang pribadi yg bersamaan, contohnya pemakaian handuk bersama, baju, atau barang lain yg terkontaminasi. Human Papilloma Virus ini amat sangat resisten terhadap panas & proses pengeringan.

Faktor-faktor yg memberi dukungan timbulnya penyebab kanker serviks antara lain :

Merokok
Pemakaian kontrasepsi oral jangka panjang
Kehamilan dgn frekuensi tinggi
Menikah di umur muda
Penyakit menular seksual

Kanker serviks tak memunculkan gejala

Yang menakutkan dari penyakit ini ialah penyakit ini tak memunculkan gejala, maka kita tak bisa mendeteksinya, kecuali kita rajin laksanakan medical check up. Seandainya keadaan kanker ini telah memasuki tahapan yg lumayan gawat, maka barulah gejala khas bakal timbul seperti pendarahan dari liang sanggama, timbulnya keputihan yg bercampur darah & berbau, nyeri panggul, kesusahan buang air kecil

Info baiknya, saat ini sudah ditemukan vaksinasi dalam rangka mencegah penyebab kanker serviks ini secara dini, bahkan vaksinasi ini mampu diberikan terhadap anak yg masih usiasangat belia. Pastinya dgn melakukan vaksinasi ini diharapkan pencegahan kanker serviks bisa dilakukan, & bagi perempuan yg aktif atau telah berhubungan seksual mesti teratur lakukan pap smear atau inspeksi visual.

Teknologi Terbaru untuk Mendeteksi Kanker Serviks


 

Www.ObatServiksTradisional.Com - Rata Rata, deteksi dini kanker serviks dilakukan dgn papsmear. Tetapi, sekarang ini sudah berkembang technologi baru yg sanggup mendeteksi kanker tersebut makin dini, adalah Innovative Molecular Dx Development.

Direktur Stem Cell and Cancer Institute (SCI), Sandy Qlintang, menyampaikan, selama ini deteksi kanker serviks dilakukan bersama papsmears. Tetapi, lanjut ia, papsmears adalah trick utk mendeteksi dini waktu sel yg telah terinveksi oleh Human Papiloma Virus (HPV). 

Baca juga : Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium Awal

"Sedangkan Innovative Molecular Dx Development yang dikembangkan SCI, lebih pada screening untuk mendeteksi keberadaan HPV dan sub tipenya di mulut rahim," ucap Sandy di Jakarta, Rabu (6/1).

Lebih lanjut Sandy menuturkan, technologi tersebut yaitu deteksi screening dini bersama memgunakan membran yg sudah ada peta DNA. Jika dites dgn membran tersebut mengalami perubahan warna sehingga positif terdeteksi HPV. 

"Membran tersebut mendeteksi HPV saat sel belum berubah menjadi kanker, terutama pada sub tipe 16 dan 18," sambung  dia.

Seandainya telah ditemukan virus tersebut kepada seseorang, lanjut Sandy, sehingga dianjurkan buat laksanakan papsmears setahun sekali buat mendeteksi ada tidaknya infeksi HPV di mulut rahim. Tapi, hal itu mampu dilakukan terhadap ibu-ibu atau yg telah menikah sebab prosedurnya dilakukan nyaris sama bersama pasmear. 

"Saat ini, teknologi tersebut sudah dapat dilakukan di beberapa rumah sakit di Indonesia. Harga untuk tes tersebut di rumah sakit biasanya berkisar Rp 800-900 ribu," tutur Sandy.

Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium Awal

 

www.ObatServiksTradisional.com - Kanker serviks ialah penyakit yg amat sangat berbahaya. Tidak sedikit perempuan yg telah terkena penyakit ini. Kebanyakan para perempuan tak mengerti ciri-ciri kanker serviks. Itu dikarenakan pemahaman akan penyakit ini amat kurang. Sebagian besar perempuan yg terkena penyakit ini sadar sesudah stadium lanjut. Padahal masih banyak sekali tanda yg umum muncul bila penyakit ini menyerang.

Ciri-ciri Kanker Serviks Stadium Awal


Ciri-ciri kanker serviks stadium awal bisa di lihat dari rasa sakit kepada mulut rahim. Rasa sakit tersebut benar-benar tak muncul bersama intensitas yg tidak jarang. Tapi kalau penyakit ini makin parah rasa sakit tersebut bakal amat terasa.


Seandainya Kamu merasakan mulut rahim terasa sakit lebih baik cepat memeriksakan diri ke dokter sebab itu merupakan salah satu tanda kanker rahim. Rasa sakit kepada mulut rahim diakibatkan oleh virus human papilloma yg sejak mulai menggerogoti sel & jaringan terhadap mulut rahim.

Ciri-ciri lain yg bakal Kamu rasakan merupakan sakit pada waktu berhubungan intim dgn suami. Rasa sakit tersebut tak seperti umumnya & cenderung perih. Dalam tidak sedikit kasus ada juga perempuan yg mengeluarkan darah pada waktu berhubungan intim.

Darah yg ke luar tersebut yaitu tanda dari kanker serviks yg lumayan parah. Kamu mesti lakukan tindakan yg cepat lantaran jikalau Kamu lambat dapat membuat Kamu tidak mempunyai anak sebab rahim yg ada dalam badan mesti diangkat.

Ciri-ciri Kanker Serviks Terhadap Perempuan


Pada ciri-ciri kanker serviks terhadap perempuan yg telah masuk dalam stadium akhir rata rata bisa nampak dari keluarnya cairan dari area kewanitaan. Cairan yg ke luar dari area kewanitaan tersebut mempunyai warna yg kuning & berbau kurang sedap.

Tidak sedikit pula yg merasakan kalau ada darah yg tercampur pada cairan tersebut. Kamu akan merasakan tak nyaman lantaran cairan tersebut bakal terus ke luar & dapat terus bertambah bila tak serta-merta diobati. Apabila telah dalam tingkat yg kronis para dokter bakal laksanakan aksi operasi.

Tindakan operasi mesti dilakukan lantaran bila tak dilakukan penyakit ini mampu meneror nyawa sang perempuan tersebut. Tindakan lain yg akan dilakukan ialah dgn memanfaatkan obat kimia maupun obat herbal. Namun memakai obat membutuhkan waktu yg lama buat sembuh.

Biar Kamu terhindar dari kanker serviks maka Kamu mesti laksanakan pencegahan. Ada sangat banyak pencegahan yg dapat Kamu jalankan. Salah satu pencegahan yg mampu dilakukan ialah dgn rajin memeriksakan keadaan organ intim & rahim ke dokter. Dengan laksanakan cara ini, maka apabila ada ciri-ciri kanker serviks terhadap badan sanggup terdeteksi secara langsung.

Perempuan pula mesti konsumsi makanan yg sehat. Makanan yg sehat & sanggup mencegah kanker serviks yaitu makanan yg tidak sedikit mengandung antioksidan seperti buah & serta sayur.