Berhenti Marah Dapat Menyembuhkan Kanker Serviks

Berhenti Marah Dapat Menyembuhkan Kanker Serviks - Sakit adalah peringatan dari Allah yg disebabkan oleh perilaku atau akhlak seseorang yg kurang baik. Misalnya ialah kanker serviks, rata-rata muncul lantaran seringnya marah seorang istri pada anak atau suaminya. Apabila mau sembuh, tidak hanya mengikuti arahan dokter, serta mesti berhenti marah - marah.


Saudara - saudaraku, kasih sayang Allah SWT menyelimuti segala sesuatu. Allah memberi bukan sebab Kepentingan-NYA, namun lantaran perhatian Allah SWT pada Mahluk-NYA, baik muslim atau kafir. Allah memberi tidak pandang bulu. Dicurahkan terhadap seluruh MakhlukNYA. Pemberian Allah bukan buat kepuasan Allah dikarenakan Mahasuci Allah dari membutuhkan apa pun, namun justru buat kebaikan kita. Itulah gambaran mengenai Ar Rahim ( Maha Pengasih ) yg jadi sifat Allah SWT.

Tapi tidak sama dengan Ar Rahman, Ar Rahman lebih tinggi daripada Ar Rahim. Ar Rahman jangkauan kasih sayangnya meliputi dunia akhirat, sedangkan Ar Rahim cuma duniawi. Sebelum Allah SWT membuat kita, Allah sudah berikan kasih sayangNya terhadap kita dengan menciptakan dan membentuk. Kemudian sesudah tercipta, kita dituntun meraih iman dan kebahagiaan dunia akhirat. Sesudah mati, kita dikasih kesempatan Menatap-NYA di akhirat nanti.

HIKMAT MUSIBAH
Kita sering tanya kenapa Allah SWT memberikan sakit, kebangkrutan, dan beraneka ragam musibah ? Perhatikan baik - baik, tidak ada keburukan yg tidak mengandung kebaikan. Hikmahnya, kita tidak boleh su'uzan (berbutuk sangka) terhadap Allah.


Hikmah yang lain ialah kita mesti meniru sifat kasih sayang Allah ini. Seorang muslim yg mengikuti sifat kasih sayang Allah, dirinya bakal peka pada orang - orang di sekitarnya yg berada dalam kesusahan. Ia terus melacak siapa yg membutuhkan bantuan seraya menyediakan diri dan hartanya buat menolong dengan segenap kemampuannya.

Saudaraku, sesuai tausiyah, Ny Ida dari Lampung mengeluh menderita kanker serviks stadium lanjut. Dirinya sudah sering memeriksa ke dokter spesialis, tetapi belum seratus persen sembuh. Demikian serta pengobatan herbal alternatif yg pula memberi efek positif bagi kesembuhannya.

"Saat itu Ny Ida pusing bukan kepalang dan kebingungan atas penyakitnya tersebut dan kemudian ia pun bertanya - tanya kepada Ustadz untuk mencari solusi masalahnya. Apa yang harus saya lakukan, Ustad ?" tanya Ny Ida

MUSYARAWAH
Aku katakan padanya, awal mula penyakit kanker serviks tersebut bakal terpicu sebab seringnya marah - marah, baik terhadap anak atau suami. Sesuatu yg sepele terkadang ditanggapi dengan serius dan di barengi marah.

"Saran Ustad untuk Ny Ida adalah untuk Meminta Maaf kepada suami dan juga anaknya atas kebiasaan marah - marah ibu selama ini, lalu berjanjilah kepada diri sendiri untuk tidak mengulangi kebiasaan kurang baik itu. Selain itu juga ikuti nasihat dokter sebagai bentuk ikhtiyar (usaha) agar sembuh,"

"Ny. Id pun merasa perkataan Ustad itu benar dan menyebutkan bahwa banyak orang yang suka menyebutnya orang yang suka ngomel, mudah marah, suka berselisih pendapat meski pun dengan suami dan bahkan anak, saya mudah sekali untuk marah."

Masalah dalam suatu keluarga itu merupakan suatu faktor yg wajar. Jangan senantiasa ditanggapi bersama amarah, Musyarawah bakal lebih baik dengan cara yg baik ini kita semua telah ditegaskan dalam Al-Qur'an. Insya Allah apabila itu dilakukan segala macam penyakit akan langsung bisa sembuh.

Sesudah tak pernah marah - marah dan berjanji pada suami dan anak - anak Ny. Ida juga dengan cara perlahan - lahan mengalami proses penyembuhan yg bagus dan sampai sekarang dinyatakan sembuh total.

Nah, itulah kisah Ny. Ida yg mudah-mudahan mampu kita ambil hikmahnya dan seandainya kisah ini berguna jangan sampai lupa dibantu pula ya sobat sharenya : ) terimakasih.

0 Response to "Berhenti Marah Dapat Menyembuhkan Kanker Serviks"

Posting Komentar