Kanker Serviks Masih Menjadi Pembunuh Wanita Paling Utama


www.obatservikstradisional.com - Selain kanker payudara, kanker serviks tetap jadi salah satu pembunuh utama bagi wanita di Indonesia. Tiap-tiap hari terdapat 24-30 orang meninggal dikarenakan kanker serviks di Indonesia.

"Artinya setiap satu jam, ada satu perempuan meninggal karena kanker serviks. Karena itu, para perempuan harus tahu cara efektif untuk mencegahnya,”  ucap Dr Laila Nuranna SpOG (K) seperti yang dilansir JPNN.

Sementara itu, menurut dr Andi Darma Putera, SpOG (K), kiat mendeteksi kanker serviks yaitu lewat papsmear & IVA (inspeksi visual bersama asam asetat). Sensor tersebut buat mendeteksi sel abnormal terhadap lapisan serviks sebelum jadi prakanker serviks & berkembang jadi kanker.


“Deteksi dini dengan papsmear atau IVA secara berkala sangat direkomendasikan agar terhindar dari bahaya penyakit kanker serviks. Jika terdeteksi dini, pra-kanker serviks dan beberapa jenis kanker bisa diobati dengan sukses, sebelum mereka punya kesempatan untuk menyebar,” jelas Andi.

Menurut Laila, kanker serviks bukan penyakit keturunan. Penyakit ini muncul akibat perubahan sel normal terhadap serviks & 99 % disebabkan oleh virus HPV (human papilloma virus).

“Ada 100 lebih tipe HPV, 30 di antaranya menginfeksi saluran kelamin. Penyakit kanker serviks disebabkan terutama oleh virus HPV tipe 16 dan 18,” sambungnya.

HPV dapat ditularkan lewat bermacam macam tipe kontak genital. Cukup satu kali kontak, seseorang mampu terinfeksi HPV dari orang lain. “Infeksi virus HPV tidak memandang gender; pria pun dapat terkena penyakit HPV seperti kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11,” pungkas Laila.

0 Response to "Kanker Serviks Masih Menjadi Pembunuh Wanita Paling Utama"

Poskan Komentar