Banyak Wanita Tidak Tahu Fakta HPV dan Kanker Serviks


www.obatservikstradisional.com - Mengutip femalefirst, thn 2014, kira kira 4,3 juta wanita berumur 25 hingga 64 thn diundang buat menghadiri janji screening, tetapi cuma 3,1 juta menjalani tes Pap. Searah bersama pencegahan kanker serviks, Consultant Gynaecologist and Gynaecological Oncologist di the London Clinic Tim Mould menuturkan fakta-fakta berkenaan HPV & kanker serviks & kenapa pemutaran teramat penting.

"Fakta, HPV (human papilloma virus) membutuhkan waktu lima sampai dua puluh tahun untuk menyebabkan kelainan sel dalam leher rahim wanita, yang dapat berkembang menjadi kanker serviks. Merokok dapat menghentikan tubuh memberantas virus secara alami. Pembangunan masa depan vaksin baru bisa memberantas semua jenis HPV yang bertanggung jawab mengakibatkan kanker serviks," terang Tim.


Beliau memperlakukan banyak perempuan dalam setahun dgn kelainan sel & kanker serviks. Dirinya lantas optimistis berkenaan masa depan penyebab penyakit mengerikan itu, namun cuma waktu wanita mengambil langkah-langkah mengurangi risiko, mengetahui status HPV, fakta-fakta & menghadiri pemutaran reguler.

"Pertama, ada kebutuhan yang jelas membalikkan penurunan skrining. Semua perempuan harus menghadiri janji karena penyakit itu sebagian besar dapat dicegah dan skrining menghemat sekitar 5.000 orang Inggris dalam etahun. Kedua, semua wanita perlu memahami HPV dan status HPV mereka. Vaksin yang saat ini digunakan di sekolah-sekolah melindungi terhadap empat jenis HPV yang bertanggung jawab untuk lebih dari 70% kasus kanker serviks di seluruh dunia. Namun vaksin tidak membasmi semua strain yang menyebabkan kelainan sel dan banyak wanita merindukan program vaksinasi," ucap dia.

Dirinya meneruskan bahwa HPV bertanggung jawab pada 99,7% kasus kanker serviks. Menurut beliau, HPV virus teramat umum dgn lebih dari 120 strain, tidak sedikit bersentuhan dgn anak-anak. Di seluruh dunia, HPV adalahpaling luas dari seluruh virus menular seksual, ialah empat dari lima (80%) dari populasi dunia bakal terpapar sekian banyak tipe virus sekali dalam hidup mereka. Aspek ini di kemudian hari diwaktu orang jadi aktif dengan cara seksual, bahwa virus bakal datang ke dalam kontak dgn 40 strain virus di daerah genital.

"90-95% wanita akan menghilangkan virus secara alami tanpa mengetahui mereka bahkan memiliki itu. Namun, beberapa strain dapat bertahan dan menyebabkan perubahan sel-sel leher rahim, menciptakan kelainan. Setelah kelainan ini menjadi parah, dapat berkembang menjadi kanker. Meskipun wanita yang lebih muda beresiko prakanker, wanita yang lebih tua paling berisiko kanker serviks. Berbeda dengan kebanyakan kanker lainnya, perempuan muda kelompok usia paling berisiko terkena prekanker yang bisa berubah menjadi penyakit. Namun, tingkat kematian meningkat tajam dari usia 65-69 dengan tingkat tertinggi pada kelompok usia 85 +," jelas dia.

Beliau pula memaparkan berumur kurang lebih 35 th tampaknya umur disaat perempuan paling berisiko terkena kanker serviks dikarenakan terkait umur ketika perempuan jadi aktif seksual & kebenaran bahwa virus HPV bakal mengambil 10 thn berkembang jadi kanker serviks tanpa pasien mengetahui apa-apa mengenai hal tersebut.

Meski 80% dari perempuan yg datang ke dalam kontak bersama strain baru dari HPV dapat menghilangkan dengan cara alami, dalam saat setahun, merokok menghambat kapabilitas badan membasmi virus. Makin sering merokok, makin susah bagi badan melawan itu, & kemungkinan ada titik dikala itu kemungkinan membuat tak mungkin menyingkirkan sama sekali.

"Vaksin telah tersedia sejak tahun 2008 dan baru-baru vaksin baru dan lebih baik telah dikembangkan dan disetujui untuk digunakan. Ini harus segera tersedia tetapi saat ini bukan bagian dari program vaksinasi sekolah. Seperti pendahulunya, awalnya hanya akan tersedia untuk pasien yang bertanya dan bisa mendanai sendiri. Ada 16 jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks dan vaksin terbaru meliputi tujuh dari strain, lima lebih dari vaksin sebelumnya. Masa depan harus melihat perkembangan vaksin yang mencakup semua 16 strain virus dan mudah-mudahan kita bisa membasmi risiko kanker serviks," kata dia.

"Sampai saat itu, program skrining sangat penting menyelamatkan nyawa dan semua wanita harus menerima undangan mereka untuk skrining serviks mengetahui bahwa perlindungan yang ditawarkan dengan pergi melalui itu sangat tinggi," tambah dia.

Kenapa penyaringan demikian penting? Skrining serviks ditawarkan terhadap seluruh perempuan yg berumur 25-50 tiap-tiap tiga thn, setelah itu lima thn dari 50 sampai 64 thn. Tes membawa contoh sel dari leher rahim (leher rahim) mengidentifikasi kelainan awal atau sel pra-kanker yg dapat berkembang jadi kanker serviks. Jikalau ditemukan kelainan, sensor & pengobatan lebih lanjut bisa diberikan ketika memerlukannya.

0 Response to "Banyak Wanita Tidak Tahu Fakta HPV dan Kanker Serviks"

Posting Komentar