Meskipun Sudah Vaksin HPV, Perempuan Tetap Perlu Lakukan Papsmear


Obat Kanker Serviks - Kanker serviks tetap menjadi top 5 pembunuh perempuan di penjuru dunia. Tetapi buat mencegahnya tidak cukup cuma dgn memberikan vaksin HPV (Human Papilloma Virus) dengan cara teratur lantaran vaksin saja takkan menciptakan perempuan merasa 'aman'.

"Walaupun vaksin HPV menurunkan angka terjadinya kanker serviks secara bermakna, bukan berarti pasti tidak terkena kanker serviks. Walaupun sudah pernah dilakukan vaksin HPV, tetap mempunyai kemungkinan terkena kanker serviks walaupun kecil. Sehingga seseorang yang sudah dilakukan vaksin HPV tetap harus pap smear rutin," jelas dr Hari Nugroho, SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.


Hal serupa pula di sampaikan dr Nurdadi Saleh, SpOG, Ketua Umum Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI). dr Nurdadi menegaskan walau telah teratur jalankan vaksinasi HPV, bukan berarti satu orang perempuan bebas buat tak melakukan pap smear.

"Tetap perlu. Kenapa? Karena ada bagian lain seperti ovarium dan indung telur, yang juga berisiko kanker," ucap dr Nurdadi.

Dalam kesempatan yg sama, dr Andi Darma Putra, SpOG(K) pun menjelaskan vaksinasi cuma melindungi perempuan dari virus HPV tertentu, seperti HPV tipe 6, 11, 16 & 18. Padahal masih banyak lagi kategori virus HPV yang lain.

Sebaliknya, rajin pap smear juga tak berarti seorang perempuan benar-benar terhindar dari kanker serviks atau mulut rahim.

"Prinsipnya papsmear itu bukan mencegah, tapi mendeteksi. Berarti kalau sudah rajin papsmear tetap kena, ya sudah ada virusnya," tutur dr Nurdadi.

Setidaknya para pakar sepakat pap smear berfungsi buat mendeteksi adanya risiko kanker serviks sejak dini. Maka apabila muncul reaksi pra-kanker, sehingga dokter dapat lebih segera laksanakan aksi penanganan & kemungkinan buat sembuh pula lebih besar.

"Beda efeknya kalau tidak pernah papsmear, kemungkinan diatasi sejak dini jadi kecil," pungkas dr Nurdadi.

0 Response to "Meskipun Sudah Vaksin HPV, Perempuan Tetap Perlu Lakukan Papsmear"

Poskan Komentar