Pap Smear Dapat Mencegah Risiko Kanker Serviks


Sebagian wanita tetap punya anggapan pemeriksaan kanker serviks atau papsmear bukanlah sesuatu yg butuh dilakukan secara teratur. Padahal, studi paling baru di Inggris menunjukkan bahwa mereka yg tak teratur papsmear jadi makin berisiko terkena kanker serviks. 

‘’Pemindaian mungkin tidak terasa menyenangkan, tetapi dokter akan melakukannya dengan cepat dan relatif tanpa rasa sakit. Tindakan ini sangat penting karena dapat mencegah munculnya kanker agresif di kemudian hari,’’ ucap peneliti Peter Sasieni, seperti yang dilansir laman Daily Mail.

Para peneliti dari Queen Mary University of London membuktikan pentingnya papsmear dengan cara teratur dgn melaksanakan studi kepada seluruh wanita Inggris berumur 65 sampai 83 th yg didiagnosis terkena kanker serviks selama masa lima th.


Mereka menemukan bahwa perempuan yg tak menjalani papsmear di umur 50 sampai 60 th, mempunyai risiko terkena kanker serviks sampai 4 kali lipat dibanding mereka yg melakukannya dengan cara teratur.

Buat wanita berumur diatas 21 th yg aktif secara seksual dianjurkan buat jalankan papsmear paling tidak setahun sekali. Kemudian diwaktu perempuan yg telah mencapai umur 30 thn ke atas tetap dianjurkan buat melaksanakan tes papsmear setahun sekali. Tapi seandainya telah dilakukan 3 thn berturut-turut & akhirnya baik (senantiasa negatif), papsmear dapat dilakukan 2 sampai 3 th sekali. Yg tentu, pemeriksaan ini sebaiknya konsisten dilakukan dengan cara teratur.

Kanker serviks yakni salah satu penyakit yg mengintai kaum hawa. Angka terkini menunjukkan bahwa proporsi wanita yg laksanakan pemindaian tanda-tanda awal kanker serviks menurun di umur 55 thn. Cancer Research UK menemukan kalangan wanita yg tidak teratur melaksanakan papsmear meningkatkan risiko terserang kanker serviks sampai enam kali lipat dibanding mereka yg teratur menjalani pemeriksaan.

Para peneliti serta menyebut bahwa papsmear amat sangat mutlak bagi wanita walau telah berumur diatas 55 th. Papsmear adalah sensor tanda kanker serviks yg dilakukan dengan membawa sampel sel-sel leher rahim. Sampel sel yg sudah diambil tersebut setelah itu dianalisa buat mendeteksi dini kanker leher rahim.

Tak cuma itu, dgn tes itu pula berfungsi menemukan adanya infeksi atau sel-sel abnormal yg bisa saja sanggup beralih jadi sel kanker maka mampu segera dilakukan aksi pencegahan. Papsmear amat dianjurkan dilakukan oleh tiap-tiap wanita, paling lambat 3 th sesudah aktif secara seksual.

0 Response to "Pap Smear Dapat Mencegah Risiko Kanker Serviks"

Poskan Komentar